JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo
secara resmi telah mengumumkan pergantian menteri di Kabinet Kerja.
Salah satu posisi yang mengalami pergantian yaitu Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan (Mendikbud).
Anies Baswedan kini digantikan oleh Muhadjir Effendy.
Pria kelahiran 29 Juli 1956 meraih gelar sarjana di IKIP Malang pada
1982. Setelah itu, Muhadjir melanjutkan pendidikannya ke jenjang
Magister (S-2) di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan mengambil jurusan
Administrasi Publik dan tamat pada 1996. Setelah itu, ayah tiga anak
tersebut meraih gelar doktornya dari Universitas Airlangga (Unair).
Sejak 2015, Muhadjir menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah
periode 2015 sampai 2020. Suami dari Suryan Widati tersebut juga pernah
mendapatkan tanda jasa yaitu Satayalencana Karya Satya XX pada 2010.
Pria asal Madiun ini pernah menduduki jabatan sebagai rektor di UMM
sebanyak tiga kali. Muhadjir menjabat sebagai rektor pada periode 2000 -
2004, 2004 - 2008, dan periode 2008 - Februari 2016. Selain itu,
Muhadjir juga aktif menulis sejumlah buku di antaranya Bala Dewa,
Seperti Menyaksikan Dahlan Muda, dan juga Muhammadiyah dan Pendidikan di
Indonesia.
Semasa muda, Muhadjir aktif sebagai wartawan kampus hingga mendirikan
surat kabar kampus UMM, BESTARI pada 1986. Pria yang pernah menjabat
sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (UMM) Perwakilan Malang
Raya itu juga merupakan penulis artikel lepas di beberapa media massa
nasional.
Pada Rabu 27 Juli 2016, sosiolog yang ahli di bidang militer dan
intelektual muslim itu resmi ditetapkan sebagai Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan (Mendikbud) yang menggantikan Anies Baswedan sebagai
Mendikbud sebelumnya.
Ketika memperkenalkan para menteri baru, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebut, Muhadjir Effendy memiliki
kualifikasi mumpuni dalam bidang pendidikan. Di antara buktinya, kata
Pratikno, Muhadjir menjabat sebagai rektor UMM beberapa periode serta
menjadi ketua PP Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kebudayaan dan
litbang.
"Pak Muhadjir tidak hanya berpengalaman dalam bidang pendidikan
tinggi, tetapi juga dalam membawa berbagai organisasi yang dipimpinnya
meningkatkan prestasi," ujar Pratikno, di Istana Negara, Jakarta, Rabu
(27/7/2016).
sumber : http://news.okezone.com/read/2016/07/27/65/1447883/reshuffle-kabinet-profil-muhadjir-effendy-mendikbud-pengganti-anies-baswedan
mudah-mudahan kinerjanya bagus, amanah. Dan yang paling penting dapat memajukan pendidikan di Indonesia. tidak mudah mengganti kurikulum. yang sudah ada dimantapkan agar menjadi lebih bagus. Good luck!
BalasHapus